Sabtu, 03 Oktober 2015

Ibu pekerja vs ibu rumah tangga

Baru saja kemarin, membaca status seorang teman. Yang intinya proud to be wanita karir dengan segudang mimpi. Karena seorang perempuan harus punya mimpi besar.
Lagi - lagi status dan peryataan - pernyataan yang kita buat tanpa kita sadari mungkin menyinggung orang lain. Menyinggung si ibu rumah tangga yang memilih tidak berkerja. Dan tidak jarang si ibu rumah tangga melakukan hal yang sama, menyinggung ibu perkerja yang memilih berkerja daripada mengasuh anaknya dirumah. Siapa yang salah disini?
Hidup adalah pilihan, dalam hidup kita dihadapi dengan begitu banyak pilihan. Adakah yang salah dengan pilihan - pilihan itu? Jawabanya tidak.
Setiap pilihan memiliki latar belakang dan konsekuensi ketika pilihan-pilihan itu selesai di buat. Sebagai seorang manusia, sudah sewajarnya. Memberikan berbagai alasan dan pembelaan serta pembenaran terhadap pilihan yang telah kita buat. Karena sudah sewajarnya seorang manusia merasa benar terhadap pilihannya. Meski di mata manusia lain pilihan itu mungkin kurang tepat. Ya,karena setiap manusia memiliki opini yang berbeda.
Tentu saja seorang wanita pekerja akan selalu memberikan pembenaran terhadap pilihannya menjadi seorang wanita perkerja. Demikian pula sebaliknya bagi si wanita rumah tangga. Namun bukankah pembenaran - pembenaran itu hanya akan terlihat benar di masing - masing pihak. Dan bukan tidak mungkin status - status dan peryataan pembenaran itu hanya akan menyakiti pihak yang lain?
Alangkah bijaksana nya bila tidak ada lagi pembenaran - pembenaran di antara keduanya, karna kedua pilihan tidak ada yang salah.
Berkerja atau pun tidak, semua ibu punya mimpi, semua ibu punya harapan. Semua ibu punya angan - angan. Mustahil kah mimpi - mimpi itu, bukankah mimpi memang harus seperti itu?
Dan semua ibu ingin menjadi ibu yang baik. Semua ingin memberikan yang terbaik untuk anak - anak mereka. Semua ibu adalah wanita hebat, wanita super yang bisa dan sangup melakukan apapun untuk anak - anak mereka.
Tanpa perlu peryataan - peryataan atau status - status apapun semua orang sudah paham akan hal itu.

Lhokseumawe,Ujong blang 4 Oct 2015
Di Pantai yang berkabut
Semoga asap- asap ini segera berlalu...